Di ayat 12 Paulus sudah memberitahukan persoalan yang sedang dihadapi oleh jemaat Korintus. Sebagian dari mereka tidak mempercayai kebangkitan orang mati. Dia lantas memaparkan serangkain argumentasi theologis dan praktis untuk
Baca ArtikelPertanyaan yang sangat fundamental ini menyangkut aspek filosofis dan praktis. Para filsuf memikirkannya. Orang biasa pun menggumulkannya. Bagaimana kita dapat mengetahui bahwa hidup memiliki tujuan? Apakah tujuan hidup manusia.
Dalam Alkitab kita seringkali mendengar tentang orang Samaria, namun kita seringkali mengingatnya hanya dalam konteks perumpamaan orang Samaria yang baik hati (Lukas 10:25-37). Namun pernahkah terlintas dalam pikiran kita tentang
Baca ArtikelBukan kebetulan apabila Paulus meletakkan pembahasan tentang kasih di sini tepat sesudah ia menguraikan tentang pelayanan rohani (12:3-8). Ia ingin mengajarkan bahwa penggunaan karunia rohani harus didasarkan pada kasih. Tidak
Baca ArtikelSemua orang Kristen pasti mengetahui betapa pentingnya kasih dalam kekristenan. Kita juga tahu bahwa kasih harus diwujudkan dalam kebaikan. Kasih yang tidak diwujudkan hanyalah perasaan yang tidak menyesatkan. Kasih bukan
Baca ArtikelTeks ini merupakan usaha terakhir dari musuh-musuh Yesus untuk menjatuhkan Dia melalui jebakan theologis. Sesudah peristiwa ini justru Yesus yang menyerang mereka melalui pertanyaan yang sukar (22:41-46) dan kecaman yang
Baca Artikel